Hasai
Karya: Selvia Mardiantiningsih
Anakmu senang bercanda dengan dunianya yang gila, Ma
Besok dia ingin pergi mengembara
Tapi sampai usianya beranjak dewasa
Ia masih seperti bocah belia
Merangkak menanti dan mencari mangsa untuk digenggam hatinya
Ma, ia ingin pulang ke pangkuan raga pembawa suka cita
Ia penat bersanding dengan duka lara
Tapi mereka bersahabat sejak lama
Ma, bodohkah ia bila berdoa yang tidak selayaknya?
Ia ingin pulang mendahului malaikat yang melahirkannya
Lantas aku harus apa, Ma?
Batu di kepalanya tak kian mengikis
Sehirup udara diselingi tangis
Selangkah kaki diiringi netra bergerimis
Tak habis habis
Ia mengejar ujung lorong sembari mendesis
Berteriak menggema bak diplomatis
Ma, dia bukan seonggok fasis
Ia hanya berperan menjadi gadis yang tak manis
Tapi mengapa mata-mata itu menghardik ia layaknya iblis?
Kukabarkan padamu, Ma, ia sedang kritis
Tak ada lagi ia si melankolis
Hanya gurat letih suara parau terdengar tragis
Dan senyum simpul yang senantiasa tertepis