Refleksi
Karya: Sagita Novia Rohmadani
Seorang wanita berdiri menghadap cermin Nafasnya menderu dibalut suara tangis Dia mempertanyakan setiap risalah kebingungan Tentang asa, tentang rasa, tak kuasa
Ia ingin menjadi sesuatu, tapi bukan debu Matanya panas dan hatinya coreng-moreng dikotori nafsu Tubuhnya remuk diterunjam sendu Dalam keheningan itu, ia tersedu
Wanita itu melihat sesosok anak kecil dalam cermin Ia jauh lebih berani dan nekat dibandingkan anak-anak lain Termasuk juga berani bertindak dan dibenci Berani menyuarakan pendapat dan dicaci
Biar bagaimanapun, ia rindu sosok itu Anak kecil yang seringkali tertawa lepas dan suka berkelana Ia tak peduli meskipun baju-bajunya kotor Ia tak peduli walaupun kulitnya coreng-moreng
Anak kecil itu tetap berlari Berlari menantang angin Mencari ujung pelangi Menghadang matahari
Wanita itu menelisik pantulan matanya di cermin Tangisnya sudah reda, tapi sekarang pikirannya berkelana Ia gamang mempertanyakan hidupnya Mencoba menjawab keresahan jiwanya
Aku butuh rumah